Untuk yang lebih suka membaca, berikut adalah versi artikelnya.

Di artikel kali ini saya akan menjelaskan terkait apa itu September Helpful Content Update, apa saja sebenarnya diinginkan oleh Google di konten kita, dan bagaimana kita memakai ChatGPT sebagai SEO Assistant kita dalam menganalisa artikel kita.

Dengan ChatGPT, kita akan menambahkan poin-poin untuk melengkapi Helpful Content Update.

Let’s check it out!

Pendahuluan

Secara sederhana, Google menginginkan Webmaster untuk membuat konten yang lengkap, informatif dan berkualitas bagi pembacannya, namun kata “berkualitas” disini sebenarnya terlalu luas.

Oleh karena itu, kita perlu menganalisa lebih dalam sesuai yang diinginkan oleh Google

Highlights September Helpful Content Update

  1. Google melonggarkan panduan terkait konten yang dibuat oleh AI, dimana sebelumnya Google sampaikan tidak boleh konten yang dibuat oleh AI.
  2. Untuk website-website media besar yang menyewakan subdomain mereka untuk diisi konten oleh orang lain lalu dimonetize, saat ini tidak boleh karena rata-rata konten yang diisi itu adalah spamming.
    Untuk poin 2, per saat ini memang masih lebih banyak ditemukan di luar negeri, belum banyak ditemukan di Indonesia.
  3. Google memberi warning terkait “faking freshness“, dimana beberapa Webmaster suka mengupdate tanggal publish ke hari ini namun tidak ada konten yang fresh.
  4. Karyawan dari Google memberikan Insight bahwa jika sebuah website contohnya memiliki total 100 artikel, dimana 50% artikelnya adalah tidak berkualitas, maka hal tersebut akan mempengaruhi sisa 50% artikel yang berkualitas. Istilahnya yaitu sitewide signal (mempengaruhi keseluruhan website). Oleh karena itu, hal ini yang perlu diperhatikan.
  5. Terakhir adalah panduan baru dari Google tentang bagaimana cara menilai konten website kita jika terkena Helpful Content Update.

Detail

Google melonggarkan panduan terkait konten yang dibuat oleh AI

Di versi panduan Helpful Content Update sebelumnya (December 2022), Google menekankan bahwa mereka memprioritaskan konten yang dibuat oleh manusia (bukan dari AI).

Namun, di September Helpful Content Update 2023, Bagian dari panduan tersebut dihapus, yang menandakan adanya perubahan dalam sikap Google terhadap konten AI untuk menyelaraskannya dengan panduan Google lain yang bertentangan mengenai konten AI.

Panduan asli:

“Google Search’s helpful content system generates a signal used by our automated ranking systems to better ensure people see original, helpful content written by people, for people, in search results.”

Panduan terupdate:

“Google Search’s helpful content system generates a signal used by our automated ranking systems to better ensure people see original, helpful content created for people in search results.”

Website media besar yang menyewakan subdomain mereka

Ada tren dalam menghosting konten pihak ketiga di website atau di subdomain.

Contohnya: situs media berita yang menyewakan subdomain mereka untuk pihak lain dengan isi konten2 affiliate / untuk monetize.

Tujuan di balik strategi ini adalah link juice (power) dari situs utama akan membantu peringkat konten subdomain lebih baik.

Google’s September 2023 Helpful Content update membuat perubahan yang berdampak negatif pada situs web dengan menghosting konten pihak ketiga di mana pun di situs web mereka.

Bagian baru yang ditambahkan di Google’s guideline:

“If you host third-party content on your main site or in your subdomains, understand that such content may be included in site-wide signals we generate, such as the helpfulness of content.

For this reason, if that content is largely independent of the main site’s purpose or produced without close supervision or the involvement of the primary site, we recommend that it should be blocked from being indexed by Google.”

Panduan baru dari Google tentang bagaimana cara menilai konten website kita jika terkena Helpful Content Update

UpdateKalimat lengkap
1Penambahan kata “Reviewed”Is this content written or reviewed by an expert or enthusiast who demonstrably knows the topic well?
2Sengaja merubah tanggal post ke hari ini namun isinya tetap tidak termasuk helpful“Are you changing the date of pages to make them seem fresh when the content has not substantially changed?”

PROTIP: Tambah 1-2 kalimat/paragraf baru update tanggal agar terlihat fresh
3Faking freshness“Are you adding a lot of new content or removing a lot of older content primarily because you believe it will help your search rankings overall by somehow making your site seem “fresh?” (No, it won’t)”

PROTIP: Tetap tambah konten baru yang berbeda topiknya namun jangan pakai konten lama di re-upload.

Penambahan baru di panduan:

“If you’ve noticed a change in traffic you suspect may be related to this system (such as after a publicly-posted ranking update to the system), then you should self-assess your content and fix or remove any that seems unhelpful.

Our help page on how to create helpful, reliable people-first content has questions that you can use to self-assess your content to be successful with the helpful content system.”

How to Train ChatGPT to Create Content for Helpful Content Update

  1. Kita akan minta ChatGPT untuk analisa dokumen Google Helpful Content Update Guide
  2. Lalu kita akan minta ChatGPT analisa seluruh checklist yang diberikan oleh Google dalam membuat konten yang berkualitas
  3. Kemudian, kita akan minta ChatGPT baca artikel kita dan bandingkan dengan artikel competitor
  4. Terakhir, kita minta ChatGPT kasih action to-do-list yang dapat kita perbaiki di website kita agar sesuai Helpful Content Update

Demo

Prompt ChatGPT:

1. Ketik di ChatGPT:

Pertama, Baca 2 dokumen berikut :

Dokumen 1: Google Search’s helpful content system and your website .. (copy dari https://developers.google.com/search/updates/helpful-content-update)

Dokumen 2: Creating helpful, reliable, people-first content .. (copy dari https://developers.google.com/search/docs/fundamentals/creating-helpful-content)

2. Ketik di ChatGPT:

Lalu baca artikel saya:

…(Copy seluruh content dari website kita)

3. Ketik di ChatGPT:

Kemudian, sebagai SEO expert, bandingkan artikel saya dengan tiga artikel yang ranking diatas saya sebagai berikut untuk keyword: [masukkan keyword Anda]

Artikel 1: … (Isi content competitor yang ranking di #1 Google dengan keyword Anda)

Artikel 2: … (Isi content competitor yang ranking di #2 Google dengan keyword Anda)

Artikel 3: … (Isi content competitor yang ranking di #3 Google dengan keyword Anda)

4. Ketik di ChatGPT:

Indonesia

Berdasarkan panduan yang sudah dianalisa secara ketat di 2 dokumen awal, analisa artikel dari competitor saya dan bandingkan mereka dari sisi detail dan kedalaman konten, demonstrasi E-E-A-T (Experience, Expertise, Authoritativeness, and Trustworthiness), dan bagaimana mereka membuat content yang sesuai dengan search intent.

Saya ingin artikel saya dibandingkan dengan artikel competitor hanya dari konteks panduan Helpful Content Guidelines.

Buatkan secara tepat list action to-do yang secara spesifik dapat meningkatkan ranking artikel saya, sesuai dengan artikel yang sudah dianalisis dimana mereka ranking lebih baik dari artikel saya.

Inggris

Based on the guidelines that have been closely analyzed in the first 2 documents, analyze these articles from my competitors and compare them in terms of detail and depth of content, demonstration of E-E-A-T (Experience, Expertise, Authoritativeness, and Trustworthiness), and how they create content that matches better search intent than my article .

I want my articles to be compared to competitors’ articles only in the context of the Helpful, Reliable, People-First Content Guidelines.

Make an actionable list that I can do to specifically increase the ranking of my article, according to my competitor articles that have been analyzed where they rank better than my article.

5. Ketik di ChatGPT:

Indonesia

Buatkan contoh untuk poin nomor 2 untuk artikel saya.

Inggris

For point number 2, give me example how to fix according to 2 documents that you analyze above.

Terima kasih dan semoga bermanfaat!

Calvin Tedja

Article by Calvin Tedja

Calvin Tedja is the founder of Omni Rank, Conference SEO Speaker, and does result-based SEO.