Digital marketing saat ini semakin dilirik oleh para pebisnis dan pengusaha karena dinilai lebih efektif. Mungkin Anda sudah tidak asing lagi dengan istilah copywriting, salah satu teknik pemasaran digital yang digunakan oleh hampir setiap perusahaan. Orang yang bertugas melakukan copywriting disebut copywriter, yang mana ini menjadi sesuatu yang krusial dalam pemasaran digital. Pada kesempatan kali ini akan diulas seputar apa itu copywriting, jenisnya, hingga cara membuat copywriting yang menarik.

Apa Itu Copywriting?

Copywriting adalah teknik membuat materi berupa tulisan singkat untuk mengajak audiens mengambil tindakan sesuai dengan tujuan perusahaan, misalnya menggunakan barang yang diiklankan. Teks yang ditulis bersifat persuasif, sering juga disebut dengan istilah “copy”, dengan tujuan utama mempromosikan produk atau layanan bisnis perusahaan.

Sebelum teknologi digital berkembang pesat seperti sekarang, dahulu copywriting sebatas digunakan untuk membuat promosi offline di baliho koran, televisi, dan radio. Namun kini copywriting telah menjadi strategi promosi online yang jauh lebih mudah karena dapat dilakukan melalui berbagai platform sosial media, email promosi, judul di Google Ads dan lain-lain.

Artinya, copywriting bertujuan memikat daya tarik audience dengan gaya penulisan yang unik sehingga audience melakukan tindakan untuk mengetahui lebih dalam seputar produk yang ditawarkan, hingga melakukan transaksi pembelian.

Sebenarnya, strategi ini sudah digunakan di mana-mana, hanya saja mungkin kita tidak terlalu menyadarinya. Bahkan promosi melalui beberapa media seperti katalog, surat penjualan produk, penggalangan dana organisasi, dan brosur produk maupun layanan merupakan bentuk copywriting.

Seberapa Penting Copywriting Untuk Bisnis?

Selaras dengan tujuannya, copywriting tentu memiliki peran yang sangat penting dalam dunia digital marketing karena para pelaku bisnis dapat dengan mudah menjangkau target audiens.

Copywriting sangat penting untuk bisnis karena beberapa hal berikut ini.

  • Meningkatkan Interaksi dengan Target Konsumen

Jika produk diiklankan dengan strategi copywriting, maka memungkinkan untuk meningkatkan interaksi yang intens dengan calon pembeli. Copywriting suatu produk juga bisa membuat konten yang relevan dan informatif melalui platform digital. Hal ini ternyata sangat berpengaruh terhadap loyalitas dan kepercayaan pelanggan terhadap bisnis yang Anda jalankan.

  • Kegiatan Marketing Lebih Unik

Setiap bisnis tentunya memiliki strategi marketing masing-masing untuk dapat menarik pelanggan. Melalui strategi copywriting, selain dapat memikat calon pembeli, ternyata juga menjadi strategi marketing yang unik dan menyenangkan bagi pelaku bisnis.

Melalui cara ini, produk menjadi lebih mudah untuk ditonjolkan seputar fitur dan karakteristik utamanya. Umumnya copywriting menggunakan tagline atau slogan yang menarik sehingga pengiklanan ini cenderung lebih unik dan dapat menarik perhatian pelanggan.

Jika metode digital marketing ini lebih tepat menggunakan copywriting, maka cara ini bisa menjadi strategi bisnis paling efektif karena memudahkan konsumen untuk mengingat produk.

  • Membangun Brand Awareness

Salah satu hal yang sangat penting untuk diperhatikan dalam menjalankan bisnis yaitu brand awareness. Setiap brand mempunyai karakteristiknya masing-masing, sehingga perlu ditonjolkan melalui strategi marketing yang tepat salah satunya copywriting.

Cara ini dapat membantu Anda untuk membangun brand identity yang lebih kohesif dan kuat untuk bersaing dengan para kompetitor.

  • Meningkatkan Konversi

Dalam bisnis, copywriting sangat penting karena dapat membantu Anda dalam meningkatkan konversi promosi yang dilakukan. para audiens akan lebih penasaran dengan produk yang ditawarkan sehingga dengan sendirinya akan mencari informasi lebih lanjut tentang produk tersebut.

Selain itu, copy yang dibuat secara informatif dengan optimasi untuk mesin pencari, memungkinkan bisnis Anda lebih baik dari sisi visibilitas online. Dengan begitu banyak audiens yang akan mengunjungi situs web Anda, traffic pengunjung pun lebih meningkat.

  • Meningkatkan Potensi Pengembangan Bisnis

Tidak sebatas meningkatkan penjualan dan mendapatkan pelanggan yang loyal, ternyata copywriting juga dapat meningkatkan potensi pengembangan bisnis. Anda jadi bisa lebih berinovasi dalam menawarkan produk bisnis kepada para pelanggan melalui strategi ini.

Pasalnya, untuk bertahan dalam dunia bisnis yang memiliki banyak kompetitor, perlu banyak berkreasi dan berinovasi, yang mana hal ini bisa dibantu dengan strategi copywriting untuk mengembangkan potensi bisnis.

Mengapa Anda Membutuhkan Copywriting?

Bagi Anda yang fokus dengan dunia digital marketing, Anda bisa mulai belajar copywriting. Ada beberapa alasan mengapa copywriting sangat dibutuhkan di era digital saat ini.

  • ¬†Penjualan Produk Bisnis

Seperti yang sebelumnya telah dijelaskan, strategi copywriting dapat memikat target pelanggan untuk mengambil tindakan tertentu seperti melakukan pembelian produk. Artinya, cara ini dapat meningkatkan konversi yang sangat menguntungkan, baik untuk produk barang maupun layanan.

  • Membangun Karakteristik

Andalan dari strategi copywriting yaitu pemilihan kata-kata yang unik, padat, dan jelas yang dapat menggambarkan karakteristik khusus dari pesan yang ingin disampaikan. Sesuatu yang memiliki karakteristik atau ciri khas memiliki daya tarik tersendiri yang dapat membangun kepercayaan audiens.

  • Mementingkan Nilai

Copywriting membantu Anda dalam mengartikulasikan nilai produk atau layanan melalui strategi yang menarik. Karena pelanggan tentunya ingin mengetahui bagaimana sesuatu yang ditawarkan tersebut bisa memberikan nilai atau manfaat untuk mereka.

  • Menyesuaikan Perubahan Kondisi Audiens

Dunia terus mengalami perubahan, termasuk para pelanggan yang terus berkembang menyesuaikan kondisi. Untuk itu, copywriting menjadi salah satu solusi sekaligus upaya untuk menyesuaikan perubahan kondisi yang terus terjadi. Anda bisa dengan mudah mengubah pesan dan strategi secara efektif dan efisien melalui tulisan-tulisan pengiklanan yang diperbarui.

Jenis-Jenis Copywriting

1. Direct Response Copywriting

Jenis copywriting yang satu ini berfungsi untuk memperoleh tanggapan dari konsumen secara langsung. Misalnya dengan mengarahkan audiens untuk mengunjungi halaman web dengan klik tombol CTA, membagikan konten, berlangganan ebook, dan lain-lain.

Copywriting jenis ini sering kali digunakan pada iklan Google berbayar, landing page, dan homepage.

2. Marketing Copywriting

Marketing copywriting merupakan salah satu jenis copywriting yang fokus dalam memberikan informasi seputar pengetahuan mendalam tentang produk, dengan tujuan akhir mengajak audiens untuk menggunakan produk tersebut. Jenis copywriting ini cukup banyak digunakan pada email promosi dan homepage.

Untuk mencapai keberhasilan pengiklanan biasanya copywriter akan menggunakan kata-kata dengan gaya pencitraan familiar, dan personal sehingga dapat membuka audience. Selain itu, copywriter juga akan menyertakan CTA di setiap promosi sehingga audience bisa mengambil tindakan langsung.

3. Brand Copywriting

Selanjutnya brand copywriting yang merupakan jenis copywriting yang bertujuan untuk menyampaikan identitas dan citra brand. Tentunya jenis yang satu ini bisa membantu Anda untuk menampilkan karakteristik brand sendiri sehingga menjadi pembeda dari brand kompetitor.

Adapun bentuk brand copywriting yang paling sering digunakan yaitu tagline dan slogan brand. Misalnya, “Halo sahabat Omni!” adalah tagline Omnirank.

4. SEO Copywriting

Seo copywriting merupakan jenis copywriting yang berfokus menarik perhatian para audiens dengan mengunggah konten di Google. Dalam hal ini, copywriting ditulis dengan prinsip dan kaidah SEO yang menggunakan keyword tertentu dengan memperhatikan struktur heading.

Jenis SEO copywriting biasanya digunakan untuk landing page deskripsi produk dan kategori produk. Kebanyakan para pebisnis menggunakan jenis SEO copywriting untuk melakukan marketing melalui website bisnis atau perusahaan.

5. Technical Copywriting

Selanjutnya yaitu technical copywriting, salah satu jenis copywriting yang bertujuan memberikan informasi dan pemahaman mendalam seputar cara kerja suatu produk atau layanan. Tulisan ini sering kali dipakai untuk menjelaskan produk kesehatan, kecantikan, dan teknologi.

Cara Membuat Copywriting yang Menarik

Strategi copywriting memang sangat efektif dalam dunia digital marketing sehingga menjadi andalan bagi banyak orang. Namun Anda juga perlu mengetahui bagaimana cara untuk membuat copywriting yang menarik agar bisa memikat hati audiens.

Membuat tulisan copywriting tidak bisa dilakukan sembarangan karena ada beberapa kaidah yang harus diperhatikan dengan baik. Langkah-langkahnya pun harus tepat agar menghasilkan kalimat persuasif yang menarik.

Berikut ini merupakan langkah-langkah membuat copywriting yang menarik untuk menunjang keberhasilan bisnis.

1. Kenali produk yang akan kamu tawarkan

Hal pertama yang harus dilakukan yaitu mengenali produk yang akan ditawarkan terlebih dahulu. Jika produk atau layanan yang ditawarkan tidak dipahami, maka tidak akan bisa mengiklankannya dengan tepat. Artinya, mengenali dan mempelajari produk merupakan hal yang sangat krusial dari proses copywriting.

Hal ini tidak sekadar berlaku pada pekerjaan seorang copywriter di perusahaan, tapi juga sangat penting untuk bisnis kecil yang Anda jalankan. Selanjutnya, cobalah untuk menuliskan deskripsi produk secara padat dan jelas. Agar lebih mudah cobalah untuk menjawab dari beberapa pertanyaan seperti apa keunikan dari produk yang ditawarkan, apa saja fitur yang diberikan, dan manfaat bagi pelanggan.

Hal ini dilakukan supaya Anda memiliki referensi yang tepat saat melakukan proses penulisan. Cara ini juga memudahkan kerangka berpikir untuk menyusun kalimat yang tepat.

2. Tentukan jenis tulisan copywriting yang akan digunakan

Jenis tulisan copywriting juga harus ditentukan dari awal, sehingga dapat menghasilkan tulisan yang memikat audiens. Misalnya Anda bisa menggunakan gaya tulisan copywriting yang persuasif, informatif, atau story telling yang emosional.

Pada intinya, jenis tulisan tersebut harus sesuai dengan tujuan, target audience, serta karakteristik dari produk atau layanan yang ditawarkan. Selain itu, gaya penulisannya juga dapat mempengaruhi psikologis pembaca untuk dapat mengambil tindakan lebih lanjut sesuai tujuan bisnis.

Contohnya, apabila produk yang ditawarkan bersifat teknis dan fungsional maka sebaiknya gunakanlah gaya bahasa yang informatif. Karena selain melakukan pemasaran, audience juga akan lebih teredukasi mengenai bagaimana cara pemakaian produk tersebut, perawatannya, dan lain-lain.

Namun apabila produk yang Anda tawarkan merupakan produk seputar lifestyle, cobalah untuk menggunakan gaya bahasa storytelling sehingga lebih efektif. Gaya bahasa ini juga bisa lebih mengikat emosional pembaca.

3. Buat slogan yang menarik

Selanjutnya, Anda perlu membuat slogan yang menarik perhatian audience. Slogan merupakan kalimat singkat yang menunjukkan karakter dan esensi produk bisnis yang dipasarkan.

Meskipun hanya berupa kalimat singkat, tetapi slogan dapat menjadi karakteristik atau ciri khas bisnis Anda, sehingga tidak boleh dibuat sembarangan. Upayakan untuk membuat slogan yang unik, padat jelas mudah diingat, dan menggambarkan nilai utama dari produk yang akan ditawarkan.

Gunakanlah kata-kata yang memiliki daya tarik serta dapat menjadi pembeda antara produk Anda dengan kompetitor. Itulah mengapa slogan menjadi hal yang sangat penting dalam strategi copywriting.

4. Gunakan kalimat yang singkat, padat, dan jelas

Copywriting umumnya tidak bertele-tele, bukan berupa naskah panjang yang selesai dibaca dalam hitungan menit. Jumlah kata yang digunakan dalam strategi copywriting sangat terbatas, karena menyesuaikan waktu perhatian audience juga terbatas.

Untuk itu usahakan tulisan copywriting yang dibuat merupakan tulisan yang singkat padat dan jelas. Cobalah untuk menggunakan kalimat yang pendek dan langsung mengena pada inti pesan yang akan disampaikan.

Anda tidak perlu menggunakan frasa yang berbelit, cukup susun kalimat secara efektif supaya pesan yang disampaikan dapat dimengerti oleh audience dengan cepat, bahkan dalam hitungan detik.

5. Gunakan kata yang sederhana

Hindari penggunaan kata yang rumit atau diksi yang berlebihan karena hal ini tidak sesuai dengan kaidah copywriting. Copywriting cenderung menggunakan kata-kata yang sederhana dan efektif sehingga mudah dimengerti oleh semua kalangan.

Jika pesan yang disampaikan mudah dipahami oleh calon pelanggan, maka peluang untuk mereka mengeksplor lebih dalam lagi tentang apa yang disampaikan juga lebih besar.

6. Tulis kata yang bisa membuat seseorang merasa tersentuh

Seperti yang telah dijelaskan bahwa strategi copywriting harus bisa memainkan aspek psikologis pembaca karena tujuannya yaitu memikat emosi dan daya tarik mereka.

Dengan demikian, tulislah kata-kata yang membuat pembaca tersentuh, misalnya kata-kata yang menggugah emosi, kepuasan, kebahagiaan, dan lain-lain.

Anda bisa menggunakan kisah sukses dari klien yang menggunakan produk layanan bisnis Anda sebagai salah satu testimoni. Bisa juga dengan memaparkan keunggulan produk yang dapat menjadi solusi dari masalah yang dihadapi oleh para audience.

7. Tuliskan kata-kata yang seolah membujuk calon konsumen untuk melakukan suatu tindakan

Anda juga bisa menggunakan CTA dalam copywriting karena hal ini menjadi elemen yang sangat penting. Apalagi untuk jenis penulisan SEO copywriting, biasanya strategi pemasarannya menggunakan soft selling yang seolah-olah membujuk konsumen untuk menggunakan produk tersebut.

Gunakanlah kata-kata yang meyakinkan sehingga calon pelanggan menaruh kepercayaan untuk melakukan tindakan lebih lanjut. Misalnya dengan menyisipkan kata-kata, “Pilihlah Produk Kami Sebelum Kehabisan”, “Daftar Sekarang”, dan lain-lain.

Contoh Copywriting

Berikut ini merupakan beberapa contoh copywriting dalam digital marketing.

1. Attention

Anda bisa menggunakan konsep attention untuk menarik perhatian audiens, biasanya ada di bagian awal atau headline.

Contoh: Ingin Wajah Glowing Tampak Awet Muda? Yuk Beralih ke Produk Herbal Wajah Anti Bahan Kimia!

2. Interest

Selanjutnya yaitu konsep interest yang dapat membuat audiens penasaran dengan produk atau layanan yang ditawarkan, sehingga mereka akan membaca tulisan hingga akhir. Tujuannya yaitu menumbuhkan minat konsumen.

Contoh: Frozen Food Sehat Anti Ribet, Sarapan Andalan Untuk Pekerja Kantoran.

3. Desire

Konsep desire yaitu memperkuat keinginan dari calon konsumen dengan menjelaskan bagaimana produk bisa menjadi solusi dari masalah.

Contoh: Krim Herbal Yena terbukti secara klinis mampu menyehatkan kulit dan telah digunakan oleh lebih dari 20.000 orang di Indonesia.

4. Action

Konsep action mendorong audiens untuk mengambil tindakan, bisa melalui CTA. Pada bagian ini sangatlah penting karena menjadi penentu apakah audiens akan melakukan tindakan atau tidak.

Contoh: Silahkan klik link di bawah ini untuk dapat tersambung dengan layanan CS kami dan mendapatkan penawaran menarik bulan ini.

Itulah penjelasan seputar copywriting yang memiliki peran penting dalam digital marketing di era kini. Jika Anda belum begitu menguasai copywriting, kini Omnirank hadir sebagai solusi bagi Anda untuk menyukseskan strategi marketing bisnis dari sisi konten. Silahkan Daftar Gratis untuk melihat berbagai Service Omnirank mulai dari content hingga link buildinkg sesuai kebutuhan Anda.

Omnirank Team

Article by Omnirank Team

Omnirank Team adalah SEO enthusiast yang memastikan seluruh artikel yang di publish bermanfaat untuk Anda.