Ecommerce SEO & AI Search Case Study: Organic Traffic Meningkat 848% di Niche Fashion

oleh | 27 Mar 2026 | Case Studies, Advanced, Popular

Summarize with AI or Social Shares

OVERVIEW

Sebelum campaign dimulai, website brand ini sebenarnya sudah upload 800+ produk di ecommerce dan posting 30+ artikel blog.

Hanya saja, hampir belum ada traffic karena selama ini mereka hanya posting produk dan artikel, belum optimasi dari sisi Technical SEO, Onpage SEO, dan Link Building.

Semua buying keyword potensialnya masih belum ranking, baik di Google SERP, Google Images, Google Merchant, maupun AI platform.

Satu-satunya poin plus dari website mereka adalah website nya sudah ranking oleh brand keyword sendiri, yang berarti tanda websitenya sudah keluar dari fase Google Sandbox.

BEFORE OPTIMIZATION

Mulai SEO: 29 November 2024

Organic Traffic: 159 visitors/day

Organic Impressions: 2.083 impressions/day

Ranking: Mayoritas masih N/A (belum masuk Top 100 Google)

AFTER OPTIMIZATION

Setelah SEO: 24 Maret 2026

Organic Traffic: 1.508 visitors/day

Organic Impressions: 97.950/day

Ranking: Keyword target rank di Page 1 Google, Gambar produk muncul di top 1 Google Images, Listing produk muncul di top 3 Google Merchant, Brand disebut di AI platform.

CAMPAIGN LENGTH

15 Bulan

ORGANIC TRAFFIC GROWTH

+848%

ORGANIC IMPRESSIONS GROWTH

+4602%

RANKINGS

Page One Google

CLIENT BACKGROUND

E-Commerce Fashion

Brand ini adalah sebuah e-commerce fashion yang menjual produk sepatu dan pakaian untuk market Indonesia.

Setiap gambar dari produk mereka sudah di-foto sendiri dengan estetik (bukan hanya ambil dari catalog pusat).

Katalog produk mereka termasuk lengkap, tapi masalah utama mereka adalah: meskipun produknya bagus, brand ini hampir tidak terlihat sama sekali di hasil pencarian Google.

Mereka sudah punya produk dan market, tapi belum mendapat market share dari organic.

9 years

Years in Business

11-50

Company Employees

Indonesia

Language

WHAT WE DO

Omni Technical SEO Audit

Omni Onpage SEO Optimization

Omni Google Merchants Optimization

Omni Link Building: Social Signals, SEO Galaxy, Citation Links, Supernova X Links, Omni Authority Links

CAMPAIGN GOALS

Campaign SEO ini difokuskan untuk meningkatkan visibilitas brand di seluruh channel pencarian Google. Saat mulai, brand belum muncul di SERP, Google Images, Google Shopping, maupun AI Search. Karena itu, tujuan utamanya adalah:

  1. Masuk ke halaman pertama Google untuk buying keyword non-brand yang relevan.
  2. Optimasi seluruh foto produk supaya bisa muncul di Google Image Search.
  3. Optimasi halaman homepage dan kategori brand agar ranking di Google.
  4. Optimasi halaman produk agar ranking di Google SERP dan Google Shopping.
  5. Muncul di Google AI Overview, AI Mode, dan ChatGPT sebagai bagian dari perubahan pola pencarian baru.

Tujuan akhirnya adalah: membuat brand ini terlihat dan ditemukan dengan mudah oleh calon pembeli di semua jenis hasil pencarian Google.

CHALLENGES

  • Proses optimasi dimulai dengan tantangan besar karena websitenya dibangun memakai custom coding, bukan CMS WordPress/Shopify. Team Omnirank harus melakukan deep technical crawl, menemukan error yang tersembunyi, dan memperkuat seluruh fondasi SEO agar siap masuk ke AI Search.
  • Di sisi lain, kompetitor yang mendominasi page satu bukan pemain kecil. Mereka brand besar yang sering kita lihat toko mereka di mall kota-kota besar, sehingga memenangkan persaingan butuh strategi yang jauh lebih kompleks.

  • Semua harus dioptimasi dari nol. Mulai dari technical audit, onpage SEO, penyusunan struktur navigasi dan URL product yang SEO friendly, sampai membangun Topical Authority lewat konten relevan dan link berkualitas tinggi.

  • Semua images dioptimasi sesuai SEO friendly agar bisa ikut bersaing di Google Images dan memperkuat signal keseluruhan di mata Google dan AI Platform.

THE STRATEGY

Target utama dari client ini adalah bukan hanya sekadar ranking tinggi untuk satu keyword spesifik.

Melainkan tujuannya adalah membangun authority website yang kokoh secara menyeluruh untuk mendominasi buying keywords yang kompetitif sekaligus muncul di Google Images.

Dalam kurun waktu 15 bulan, kami fokus memperbaiki keseluruhan website dan membangun fondasi link yang kuat ke homepage dan halaman kategori brand produk.

Crawl dan Perbaiki Technical SEO

Pertama, kami crawl seluruh halaman dari website memakai Screaming Frog untuk analisis dan identifikasi technical isu yang berpotensi menyebabkan ranking websitenya stuck.

Setelah itu, klik tab “Issues”, lalu sort by “Issue Type” untuk perbaiki mulai isu yang paling prioritas terlebih dahulu. Kemudian klik “Export”.

Onsite SEO Optimization

Kedua, kami identifikasi daftar halaman utama (homepage, halaman kategori, halaman produk) yang memiliki potensi keyword komersial tinggi namun belum mencapai halaman pertama Google.

Kami memakai Ahrefs, dengan setting filter sebagai berikut untuk menemukan keywords yang masih stuck di page 2-3 namun memiliki search volume dan low competition.

  • Position: 11-30
  • Volume: 500+
  • KD: Max 25

Setelah itu, kami melakukan Omni Onpage SEO Optimization pada halaman-halaman ini, memastikan struktur konten, meta tags, dan SILO internal linking sudah maksimal untuk bersaing di SERP.

Category & Product Page Optimization

Karena ini adalah website eCommerce, category page dan product page wajib untuk di optimasi.

Mengapa?

Karena category page dari eCommerce biasanya mengandung keyword dengan search volume tinggi. (Misalnya: Adidas, Puma, dan sebagainya)

Kami lakukan optimasi thin content dari category page agar dapat bersaing maksimal di SERP.

Setelah itu, kami perbaiki schema markup product yang masih error agar bisa lolos masuk ke Google Merchants Center.

Schema product sangat penting untuk eCommerce.

Jangan lupa perhatikan error dari daftar produk yang belum lolos verifikasi di Google Merchants, lihat error nya apa saja, lalu diperbaiki agar bisa diterima di Google Merchants, idealnya adalah harus terus meningkat ke seluruh produk eCommerce Anda

Omni Link Building with Natural Anchor Text Composition

Sebelum mulai build new backlinks, kami selalu lakukan analysis backlink profile yang sudah ada di website client terlebih dahulu.

Ini untuk memastikan tidak ada toxic dan low quality links yang akan menghambat proses ranking kedepannya.

Setelah itu, kami susun link building plan yang sesuai dengan kondisi website client, termasuk apa yang dibutuhkan dan jadwal eksekusi link building nya.

Tampilannya kira-kira seperti ini.

Kami fokus link building berkualitas ke homepage dan halaman pillar category yang telah disempurnakan SEO onpagenya, dengan tujuan utama untuk meningkatkan ranking dan konversi sales.

Kami memastikan backlink profile website client natural dan aman untuk long term dengan memakai rangkaian layanan link building dari Omnirank:

  • Social Signals: Aktivasi link building campaign dengan send social signals ke Facebook, Twitter (X), dan Pinterest.

  • SEO Galaxy (Foundational Links): Membangun foundational links berkualitas dari situs high authority (DA/DR 50+) untuk memperkuat authority domain secara keseluruhan.

  • Citation Links (Directory Listing): Melakukan directory listing submission yang berfungsi untuk meningkatkan ranking di Google Maps sekaligus sebagai core links di website.
  • Supernova Horizon X (High DA Homepage Links): Optimasi keyword target dengan Supernova links yang kuat dan relevan dengan diarahkan ke homepage agar seluruh halaman innerpage ikut ranking.

  • Omni Authority (Guest Post & Media Nasional): Terakhir adalah membangun contextual links dari publikasi media nasional ternama dan guest post berkualitas di situs terkait fashion untuk membangun kredibilitas dan authority jangka panjang.

Eksekusi Link Building

Saatnya eksekusi link building secara konsisten dan bertahap selama periode enam bulan. Pendekatan ini memastikan link velocity (kecepatan penambahan link) tetap alami di mata Google, yang penting untuk mencapai hasil yang maksimal dan bertahan dalam jangka panjang saat Google melakukan Core Update.

THE RESULTS

Traffic organik terus naik secara konsisten meskipun melewati berbagai Google Algorithm Update.

Grafik dari organic clicks diatas menunjukkan peningkatan yang stabil sejak optimasi dimulai.

Seiring effort SEO yang kita lakukan terindex dan Google memahami struktur website client dengan lebih baik, maka trafficnya stabil meningkat positif.

Yang paling penting adalah kenaikannya cukup stabil saat Google merilis update besar (Core Update). Ini tanda bahwa fondasi teknikal dan konten website sudah benar, sehingga bukan hanya traffic yang naik, tapi juga kepercayaan Google terhadap website kita.

Non-brand keyword yang sebelumnya tidak muncul sama sekali di Google kini berhasil naik ke Page One Rank #1.

Data before-after ranking diatas menunjukkan peningkatan ranking yang sangat signifikan: keyword yang awalnya N/A (bahkan tidak masuk Top 300) berhasil menembus Page 1 dan amankan posisi #1 untuk kategori pencarian yang kompetitif.

Perubahan seperti ini biasanya hanya terjadi ketika SEO onpage, kualitas konten, dan link building mulai terindex sehingga Google memberi sinyal trust optimal pada halaman yang dioptimasi.

Dari posisi #62, keyword ini berhasil naik dan ranking #1 di halaman pertama Google.

Dari grafik terlihat jelas: awalnya ranking dari rata-rata 62, fluktuatif dan belum stabil. Namun setelah optimasi berjalan konsisten, rankingnya tiba-tiba meroket tajam ke posisi teratas dan bertahan di sana tanpa turun lagi. Lonjakan seperti ini menunjukkan bahwa Google menilai halaman tersebut paling relevan dan paling kuat dibanding kompetitornya, sehingga layak ditempatkan di ranking #1.

Dari posisi sekitar rank #65, keyword ini berhasil naik stabil hingga akhirnya rank posisi #1 di halaman pertama Google.

Dari grafik perjalanan ranking yang awalnya fluktuatif, bahkan dari ranking sekitar 65. Seiring optimasi SEO dilakukan, rankingnya melonjak tajam menuju page 1 dan stabil di puncak.

Jumlah klik produk melonjak signifikan setelah optimasi SEO berjalan, dengan satu produk unggulan meningkat hingga +4.741%.

Dari tabel terlihat peningkatan yang sangat jelas di hampir semua produk, mulai dari ratusan persen hingga lebih dari seribu persen.

Lonjakan ini terjadi seiring ranking produk di Google Shopping naik ke top page 1, membuat visibilitas setiap listing jauh lebih tinggi daripada periode sebelumnya. Data ini menunjukkan bahwa optimasi yang dilakukan tidak hanya menaikkan posisi, tetapi juga langsung berdampak pada traffic dan potensi penjualan.

Brand visibility mulai melonjak kuat 4 bulan setelah campaign SEO dimulai.

Dari grafik terlihat impression yang awalnya datar di bulan-bulan awal, lalu mulai meningkat tajam sejak bulan Mei. kenaikan ini menunjukkan optimasi yang dilakukan mulai memberikan efek di hasil pencarian Google, membuat brand client semakin sering tampil di hasil pencarian.

Dengan total 17,8 juta impression, visibilitas brand tumbuh signifikan dan produk menjadi jauh lebih mudah ditemukan oleh calon pelanggan.

Website client berhasil tampil di page 1 posisi #1 Google Shopping setelah optimasi SEO e-commerce dijalankan.

Dari tampilan hasil pencarian terlihat bahwa produk milik client sudah muncul di bagian teratas Google Shopping, bersaing langsung dengan listing yang memiliki visibilitas tertinggi.

Pencapaian ini menunjukkan bahwa optimasi schema product page dan Onpage yang dilakukan Omnirank memberikan dampak langsung terhadap posisi dan eksposur produk di Google Shopping.

Jumlah keyword yang masuk ke Google AI Overview naik konsisten dan kini bertahan di level tertingginya.

Dari grafik dapat dilihat awalnya datar berbulan-bulan, lalu mulai merangkak naik di Juli dan berubah jadi kenaikan agresif di Agustus. Setelah itu, kurvanya stabil di zona tinggi, tanda kuat kalau website client sudah dipercaya Google dan keyword-keywordnya berhasil “mengunci” posisi di AI Overview.

Website client yang awalnya tidak muncul di Google AI Mode akhirnya berhasil tampil di cite rank nomor satu setelah optimasi SEO dari Omnirank.

Hasil respon Google AI Mode menunjukkan website client yang sebelumnya tidak terdeteksi kini sudah direkomendasikan langsung oleh AI Mode untuk keyword target.

Ini menandakan bahwa relevansi konten dan authority website sudah cukup kuat sehingga Google AI Mode memilih situs tersebut sebagai referensi utama di posisi teratas.

Semoga bermanfaat.

See you in page 1 & AI search,

Calvin Tedja

0 Komentar

About The Author