Halo Omnirankers!
Saya sudah rangkum seluruh update penting SEO & AI Search di bulan Juli, lengkap dengan insight dan action plan yang bisa langsung Anda praktekkan.
Pastikan Anda tidak ketinggalan seluruh update yang terjadi di bulan Juli.
Let’s go!
Summary SEO Recap Juli 2026
- Google Search Console AI Performance Report Diperluas: Laporan yang sebelumnya hanya tersedia di Inggris kini mulai diakses oleh pengguna di AS, India, dan berbagai negara lainnya. Ini adalah pertama kalinya website owner bisa mengukur performa konten mereka secara spesifik di AI Overview dan AI Mode.
- Kontrol Opt-Out AI di Search Console Dirilis: Bersamaan dengan perluasan laporan AI, Google juga meluncurkan toggle baru yang memungkinkan publisher untuk memilih keluar dari tampilan di fitur generatif AI.
- Google Search Profiles Diluncurkan untuk Publisher: Fitur landing page khusus di dalam Google Discover yang bisa diklaim dan di customized oleh publisher dan content creator sebagai signal Entity Authority baru.
- Top Stories Carousel Masuk ke AI Overviews: Google mengonfirmasi full launching carousel berita real-time di dalam AI Overviews untuk pengguna mobile di AS, yang berpotensi membuka kembali aliran traffic ke publisher berita.
- Image Generation Hadir di AI Overviews: Google mengintegrasikan kemampuan generasi gambar berbasis AI langsung ke dalam AI Overviews menggunakan model Nano Banana, menandai pergeseran besar dalam cara Search merespons query visual.
- Klarifikasi Teknis Penting dari Google: Di Search Central Live Milan, tim Google menjawab pertanyaan krusial soal chunking konten untuk AI, site-level trust signals, konten berbayar (paywall), dan cara klik dari AI dihitung. Google juga menegaskan kalau file
llms.txttidak memberikan dampak apapun di Google Search. - Head of Search Google: Konten Berkualitas Tinggi Tetap Jadi Prioritas: Head of Search Google menegaskan kalau tujuan Google adalah memastikan konten terbaik selalu bisa bersinar di Search, apapun format dan cara pembuatannya.
Google Search Console AI Performance Report: Era Baru Pengukuran Visibilitas AI
Ini adalah salah satu update paling dinantikan oleh saya sepanjang tahun 2026. Google Search Console meluncurkan dedicated Generative AI Performance Report pada 3 Juni 2026, yang untuk pertama kalinya memisahkan data impression dari AI Overview dan AI Mode dengan data organik impression dari SERP.
Laporan ini awalnya hanya tersedia untuk sebagian website di Inggris. Namun mulai akhir Juni, akses ke laporan ini mulai diperluas ke lebih banyak pengguna di seluruh dunia, mulai dari AS, India, dan negara lainnya termasuk Indonesia.
Sebagian website client Omni Rank yang optimasi Jasa AI Search / GEO (Generative Engine Optimization), sudah mulai muncul data Generative AI juga di Search Console.
Berikut adalah contoh tampilan dan perkembangan optimasi GEO dari client Omni Rank mulai Maret 2026 :
- Before Optimasi GEO: N/A
- After Optimasi GEO: 6.984 impressions dari AI/hari

Apa yang Bisa Diukur?

Laporan baru ini memungkinkan pengukuran secara terpisah seberapa sering sebuah website muncul di hasil pencarian berbasis AI. Data mencakup dua bagian utama: fitur generatif AI di Google Search (khususnya AI Overviews dan AI Mode) serta fitur generatif AI di Google Discover.
Penting untuk dipahami: laporan ini menampilkan impresi, halaman, negara, perangkat, dan tanggal, tetapi belum mencakup data klik. Ini berarti kita bisa melihat seberapa sering konten kita muncul di hasil AI, tapi belum bisa langsung mengukur berapa yang klik ke website kita dari data AI tersebut.
Meski begitu, kehadiran laporan ini adalah perkembangan besar. Selama dua tahun terakhir, optimasi untuk AI search berjalan tanpa acuan evaluasi. Tidak ada data resmi yang bisa digunakan sebagai benchmark. Kini, untuk pertama kalinya, ada angka nyata yang bisa dijadikan acuan. Website yang selama ini berinvestasi pada Topical Authority, structured data yang akurat, dan konten yang mudah diekstrak oleh sistem AI, kini bisa memvalidasi apakah investasi tersebut menghasilkan visibilitas di permukaan AI atau belum.
Toggle Opt-Out: Kendali Ada di Tangan Publisher

Bersamaan dengan perluasan laporan ini, Google juga meluncurkan kontrol yang memungkinkan publisher untuk memilih keluar dari fitur generatif AI di Search Console. Langkah ini sebagian didorong oleh tekanan regulasi, khususnya dari pemerintah Inggris melalui CMA, yang mengharuskan Google memberikan kendali lebih kepada publisher atas penggunaan konten mereka di fitur AI.
Apakah Anda harus menggunakan toggle opt-out ini? Jawabannya tergantung pada model bisnis Anda. Jika Anda memilih keluar, Anda tidak akan menerima impresi atau traffic dari fitur-fitur AI tersebut, meski keputusan ini tidak memengaruhi ranking di hasil pencarian organik standar. Untuk sebagian besar bisnis yang ingin memaksimalkan visibilitas mereka, tetap tampil di AI Overviews dan AI Mode adalah pilihan yang jauh lebih menguntungkan.
Google Search Profiles: Signal Entity Authority Generasi Baru
Pada 4 Juni 2026, Google secara resmi meluncurkan fitur Google Search Profiles di AS. Fitur ini memberikan publisher sebuah landing page yang bisa diklik oleh pengguna, menampilkan header image besar, tombol follow, serta showcase artikel, video, dan postingan media sosial terbaru, semuanya dalam satu tempat di dalam ekosistem Google.
Sekilas ini mungkin terlihat seperti fitur organize informasi dari sebuah brand di Google, tapi impactnya untuk SEO dan pembangunan Entity Authority jauh lebih dalam dari itu.

Mengapa Search Profiles Penting untuk Brand?

Google Search Profiles lebih menarik sebagai signal daripada sekadar fitur. Versi visibilitas berikutnya bagi Google saat ini adalah website dan social profile kita sebagai entitas brand yang bisa Google pahami dan tampilkan di berbagai produk mereka.
Ini adalah update fundamental yang selaras dengan konsep Entity Authority yang sudah kita bahas di recap-recap sebelumnya. Semakin Google bisa mengidentifikasi dan memverifikasi siapa di balik sebuah konten, semakin besar kepercayaan yang diberikan pada konten tersebut, baik di hasil pencarian SERP maupun di kutipan AI.
Google May 2026 Core Update yang selesai bersamaan dengan peluncuran Search Profiles memberikan bobot lebih besar pada signal E-E-A-T (Experience, Expertise, Authoritativeness, and Trustworthiness), kredibilitas penulis, dan konten original. Search Profile yang terverifikasi langsung memperkuat signal-signal tersebut dengan menghubungkan konten Anda pada identitas yang terautentikasi di platform Google sendiri.
Saat ini Search Profiles masih terbatas untuk kreator dan publisher di AS dengan minimal 100 ribu followers, tapi Google sudah mengindikasikan rencana ekspansi global.
Top Stories Carousel di AI Overviews: Kabar Baik untuk Publisher Berita
Salah satu keluhan terbesar publisher berita sejak AI Overviews diluncurkan adalah menurunnya aliran traffic ke website mereka karena pengguna sudah mendapat jawaban langsung dari panel AI tanpa harus mengklik ke mana-mana. Google mulai menjawab keluhan tersebut dengan sebuah pembaruan yang cukup signifikan.
Pada 17 Juli 2026, Google mengonfirmasi kalau Top Stories Carousel sudah sepenuhnya live di AS untuk pengguna mobile, menampilkan artikel berita terkini langsung di dalam panel AI Overviews khusus untuk query tentang topik yang sedang berkembang.
Integrasi ini secara efektif menggabungkan ringkasan machine learning yang bersifat statis dengan pelaporan real-time yang dinamis dari outlet media besar. Fitur visual baru ini dirancang untuk aktif secara spesifik ketika pengguna mencari topik yang berkembang cepat, di mana fakta dasarnya bisa berubah setiap jam.
Koneksi dengan “Preferred Sources”

Yang membuat fitur ini semakin menarik adalah integrasinya dengan sistem Preferred Sources Google. Jika sebuah berita yang sedang tren cocok dengan publikasi yang biasa dibaca pengguna, algoritma akan memprioritaskan berita tersebut di carousel yang menonjol itu.
Bagi perusahaan media dan blog independen, perubahan tata letak ini merupakan salah satu kabar baik yang jarang terdengar, karena menempatkan artikel tepat waktu langsung di dalam blok AI yang sangat terlihat dan berpotensi meningkatkan click-through rate secara signifikan.

Ini adalah konfirmasi real kalau Google tidak berniat mematikan traffic ke publisher. Pergeseran yang terjadi adalah dari model “semua pengguna klik semua artikel” menuju “pengguna yang benar-benar ingin baca lebih lanjut yang klik”, dan Top Stories Carousel adalah salah satu cara Google memastikan klik tersebut tetap terjadi untuk berita yang relevan dan tepat waktu.
Berikut adalah contoh implementasi preferred souce untuk website media di Indonesia:

Sumber: https://www.idntimes.com/news/indonesia/tak-hanya-warga-lokal-war-ticket-hut-ri-diikuti-peserta-dari-14-negara-00-84mpg-c4h2px
Dimana tombol dari “Add Us on Google” adalah seperti ini: https://www.google.com/preferences/source?q=websiteanda.com
Image Generation di AI Overviews: Pergeseran Besar dalam Visual Search

Pada 14 Juli 2026, bertepatan dengan peringatan 25 tahun Google Images, Google mengumumkan salah satu pembaruan paling mengejutkan di bulan ini. Google mengintegrasikan kemampuan generasi gambar AI langsung ke dalam AI Overviews menggunakan model Nano Banana terbaru, mengubah sebuah teks prompt sederhana menjadi gambar custom berkualitas tinggi yang dibuat dari awal, langsung di dalam halaman hasil pencarian.
Ini bukan sekadar pembaruan fitur biasa. Untuk pertama kalinya, halaman pencarian default tidak hanya merangkum kata-kata dari web, tapi juga mengenerate gambarnya sendiri. Ini adalah pergeseran kategorikal, bukan sekadar pembaruan kosmetik.
Sebagai ilustrasi konkret: seseorang yang mencari inspirasi dekorasi kamar bergaya nautical tidak lagi hanya mendapat kumpulan link ke artikel dan foto dari website lain, tapi langsung mendapat visualisasi kamar tidur yang dihasilkan AI sesuai deskripsi mereka, dilengkapi dengan pertanyaan lanjutan untuk memperhalus desain.
Implikasi untuk SEO Visual dan E-Commerce

Perkembangan ini mempertegas sesuatu yang sudah OmniRank tekankan sejak beberapa bulan lalu: optimasi visual bukan lagi sekadar pelengkap strategi SEO, melainkan komponen inti yang semakin menentukan.
Ketika AI Overviews mengambil alih bagian atas halaman hasil pencarian, brand kehilangan kendali atas klik. Fitur generasi gambar ini memperjauh pergeseran tersebut, karena search kini tidak hanya merangkum konten web, tapi juga menciptakan gambar baru tanpa atribusi dan tanpa outbound link ke sumber manapun.
Apa artinya untuk strategi Anda? Website yang punya gambar produk atau konten visual berkualitas tinggi, dilengkapi alt text yang deskriptif dan Schema Markup yang tepat, masih memiliki keunggulan sebagai referensi dalam hasil pencarian visual konvensional. Namun untuk konten visual yang bersifat inspirasional dan generik, persaingan dengan kemampuan generasi AI akan semakin ketat.
Klarifikasi Teknis dari Google: Chunking, Site Signals, dan LLMs.txt
Di luar update-update besar di atas, bulan ini Google juga memberikan beberapa klarifikasi teknis penting yang seharusnya menjawab banyak pertanyaan yang selama ini beredar di komunitas SEO.
Search Central Live Milan: Empat Topik Penting

Di Search Central Live yang diadakan di Milan, tim Search Google membahas beberapa pertanyaan teknis yang sudah lama berputar di komunitas SEO, termasuk cara Google melakukan chunking konten halaman untuk retrieval di sistem AI, bagaimana site-level trust signals ditimbang bersamaan dengan kualitas halaman individual, cara konten berbayar (paywall) ditangani selama proses crawling dan indexing, serta cara klik yang berasal dari fitur AI dihitung.
Penjelasan soal chunking ini sangat relevan untuk strategi konten. Sistem AI Google tidak membaca artikel Anda dari atas ke bawah seperti manusia, melainkan memecahnya menjadi potongan-potongan (chunks) yang kemudian diambil secara selektif berdasarkan relevansinya dengan query. Artinya, setiap bagian artikel Anda, bukan hanya keseluruhan artikel, harus terstruktur dan informatif secara mandiri.
Penjelasan soal site-level signals juga penting: kepercayaan algoritma pada sebuah halaman tidak hanya ditentukan oleh kualitas halaman itu sendiri, tapi juga oleh reputasi keseluruhan website tempat halaman itu berada. Ini memperkuat pentingnya menjaga standar kualitas di seluruh website, bukan hanya di halaman-halaman prioritas saja.
LLMs.txt Tidak Memberikan Efek Apapun
Google menerbitkan panduan resmi yang mengklarifikasi kalau file llms.txt, sebuah standar yang diusulkan oleh sebagian website sebagai cara untuk memandu AI crawler, saat ini tidak membantu maupun merugikan ranking di Google Search.
Ini adalah klarifikasi penting mengingat cukup banyak praktisi SEO yang sudah mulai mengimplementasikan file ini berdasarkan asumsi kalau Google akan memprosesnya secara istimewa. Google juga menegaskan kembali kalau HTML tetap menjadi format standar untuk keperluan SEO, bukan format Markdown.
Liz Reid (Head of Google Search): Konten Berkualitas Tinggi Selalu Bernilai

Head of Search Google, Liz Reid, berbicara secara terbuka di podcast AI Inside pada akhir Juni 2026. Pesan utamanya konsisten dengan apa yang sudah Google komunikasikan selama ini: Google berkomitmen untuk memastikan konten berkualitas tinggi tetap bisa bersinar di lingkungan search yang semakin didominasi AI.
Yang menarik adalah penjelasannya soal signal kualitas di era AI. Google ingin memberikan reward pada konten yang menunjukkan waktu, keahlian, dan perspektif yang mendalam, bukan konten yang diproduksi massal. Pengguna lebih memilih konten yang “lebih dalam dan kaya”. Konten AI yang dangkal tidak mendapat kepercayaan lebih karena jika pengguna mengkliknya, mereka tidak belajar jauh lebih banyak dari apa yang sudah mereka dapatkan. Hasilnya adalah apa yang Google sebut sebagai “bounced clicks” yang lebih sedikit untuk konten berkualitas tinggi.
Ini sekaligus menjawab pertanyaan yang sering muncul: apakah menggunakan AI dalam proses penulisan otomatis merugikan ranking? Jawabannya bukan soal alat yang digunakan, tapi soal kedalaman dan keunikan perspektif yang dihasilkan. Konten yang dibuat dengan bantuan AI tapi mengandung data original, sudut pandang expert yang genuine, dan informasi yang benar-benar berguna bagi pembaca, tetap akan dihargai oleh algoritma.
Rekomendasi Strategis dari OmniRank
Berikut action plan strategis yang OmniRank rekomendasikan berdasarkan semua update bulan Juli:
- Cek AI Performance Report di Search Console: Jika sudah mendapat akses ke tab Generative AI di GSC, segera kumpulkan data baseline. Identifikasi halaman mana yang paling sering muncul di AI Overviews dan AI Mode, lalu evaluasi halaman prioritas yang belum muncul dari sisi kualitas konten dan structured data-nya. Jika akses belum tersedia, pantau terus karena rollout masih berlangsung secara bertahap.
- Klaim dan Optimalkan Google Search Profile: Jika brand Anda memenuhi kriteria, segera klaim profil di AS dan lengkapi semua elemennya: header image berkualitas tinggi, bio yang informatif, link ke website utama, serta koneksi ke akun media sosial aktif. Untuk pasar global yang belum mendapat akses, mulai siapkan aset-aset ini sekarang.
- Perkuat Struktur Konten untuk Chunking AI: Setiap H2 dan H3 di artikel Anda harus bisa berdiri sendiri sebagai unit informasi yang lengkap, bahkan tanpa konteks paragraf sebelumnya. Awali setiap sub-bagian dengan pernyataan utama yang jelas, diikuti penjelasan dan data pendukung. Untuk membangun kluster konten yang terstruktur dan mendalam, manfaatkan layanan Topical Authority Immersion dari OmniRank.
- Fokuskan Investasi Visual pada Konten yang Tidak Bisa Direplikasi AI: Dengan Google kini bisa menghasilkan gambar sendiri di AI Overviews, prioritaskan visual yang genuine: foto produk asli, screenshot real layanan Anda, infografis dengan data eksklusif, dan dokumentasi hasil real dari klien. Lengkapi semua aset ini dengan alt text deskriptif dan Schema Markup yang tepat.
- Bangun Authority sebagai Sumber Berita Industri: Jika bisnis Anda relevan dengan topik yang berkembang, bangun strategi konten yang konsisten dan tepat waktu agar bisa masuk ke radar Top Stories Carousel di AI Overviews. Kuncinya adalah kecepatan publikasi, akurasi informasi, dan track record sebagai sumber terpercaya di niche Anda.
- Validasi Entity Authority Secara Sistematis: Pastikan konsistensi NAP (Name, address, dan phone number business) di seluruh platform digital Anda, implementasikan Schema Markup Organization dan LocalBusiness yang lengkap, serta perbarui Google Business Profile secara rutin. Dapatkan juga mention dan backlink dari media dan website industri yang relevan karena signal dari pihak ketiga adalah bukti eksternal terkuat bagi Knowledge Graph Google untuk mengakui dan merekomendasikan brand Anda. Butuh strategi SEO yang terencana dan tereksekusi secara profesional? Layanan Full-Managed SEO Omni Rank siap membantu dari audit hingga eksekusi.
Penutup
Di era di mana AI semakin terintegrasi ke dalam setiap permukaan Google Search, membangun fondasi SEO yang kuat adalah prasyarat untuk hadir di setiap permukaan di mana audiens Anda mencari informasi, mulai dari AI Overviews, AI Mode, Google Discover, Top Stories Carousel, hingga Search Profiles yang baru saja diluncurkan.
Dan di semua permukaan itu, signal yang paling menentukan tetap sama: konten yang benar-benar bernilai bagi pengguna, Entity Authority yang terverifikasi dari luar, dan backlink berkualitas tinggi.
Jika Anda ingin memastikan website bisnis Anda tidak hanya bertahan tapi justru tumbuh di setiap perubahan algoritma yang datang, tim Omni Rank siap membantu Anda merancang dan mengeksekusi strategi SEO dan link building yang terukur. Mulai konsultasi SEO dan link building bisnis Anda bersama kami.
Sampai jumpa kembali di rangkuman SEO Recap bulan berikutnya!

0 Komentar