Jasa SEO Media Berita: Strategi yang Berbeda untuk Portal Serius

oleh | 19 Jun 2026 | Basic

Ilustrasi jurnalis mengoptimasi portal berita dengan strategi SEO Google News dan Discover
Summarize with AI or Social Shares

Portal berita Anda sudah menerbitkan ratusan artikel setiap bulan, tapi traffic organik tidak bergerak ke mana-mana. Masalahnya bukan soal kurang produktif. Masalahnya adalah strategi SEO yang Anda pakai dirancang untuk website toko atau landing page bisnis, bukan untuk portal berita. SEO untuk media berita punya aturan main tersendiri, dan mengabaikan perbedaan ini adalah alasan utama mengapa banyak portal berita Indonesia gagal bersaing di Google meskipun kontennya lebih baik dari kompetitor.

Artikel ini ditulis khusus untuk pemilik portal berita, pemimpin redaksi digital, dan marketing manager media online yang ingin memahami mengapa pendekatan SEO generik tidak akan berhasil untuk media berita, dan apa yang sebenarnya perlu dilakukan.

Mengapa SEO Media Berita Berbeda dari Website Bisnis Biasa

Website bisnis pada umumnya menerbitkan konten evergreen, yaitu artikel yang tetap relevan selama bertahun-tahun dan dirancang untuk ranking stabil di keyword tertentu. Media berita bekerja dengan logika yang sama sekali berbeda.

Portal berita memproduksi puluhan hingga ratusan artikel setiap hari. Setiap artikel punya “jendela relevansi” yang sempit, mulai dari beberapa jam hingga beberapa hari untuk berita terkini, dan beberapa bulan untuk artikel analisis atau liputan mendalam. Di saat yang sama, portal berita juga harus membangun otoritas topik jangka panjang agar Google menganggapnya sebagai sumber terpercaya di kategori tertentu, entah itu politik, ekonomi, olahraga, atau teknologi.

Dua kebutuhan yang berlawanan ini harus dipenuhi secara bersamaan. Inilah yang membuat SEO media berita jauh lebih kompleks.

Perbandingan strategi SEO website bisnis vs media berita dalam ilustrasi flat design

Ada beberapa elemen teknikal yang hanya relevan untuk portal berita dan tidak ada hubungannya dengan website bisnis biasa:

  • Google News Publisher Center: Platform khusus tempat media mendaftarkan publikasinya agar artikel bisa masuk ke tab Google News dan berpotensi masuk ke Google Discover
  • News Sitemap: Format XML sitemap khusus yang memberi sinyal ke Google tentang artikel baru yang perlu diindeks dalam hitungan menit, bukan hari
  • Freshness signal: Google memberikan bobot lebih tinggi pada artikel berita yang baru diterbitkan atau diperbarui, berbeda dari konten evergreen yang dinilai dari authority dan relevansi jangka panjang
  • Crawl budget: Google membatasi berapa banyak halaman dari sebuah website yang di-crawl dalam satu periode. Portal berita dengan ribuan artikel lama yang tidak teroptimasi bisa menghabiskan crawl budget untuk halaman yang tidak produktif, sementara artikel baru justri lambat terindeks

Menggunakan jasa SEO yang tidak memahami keempat elemen ini sama saja dengan menyewa teknisi mobil untuk memperbaiki mesin pesawat.

Tantangan SEO yang Paling Sering Dihadapi Portal Berita

Sebelum bicara solusi, penting untuk mengenali tantangan spesifik yang dihadapi portal berita. Kompetitor artikel ini tidak membahas satu pun dari poin-poin berikut, padahal inilah masalah nyata yang dirasakan pengelola media online Indonesia setiap hari.

Konten Massal Tanpa Strategi Topical Authority

Banyak portal berita Indonesia rajin menerbitkan artikel, tapi artikel-artikel tersebut tersebar tanpa arah topik yang jelas. Hari ini ada liputan ekonomi makro, besok ada gosip artis, lusa ada berita daerah yang tidak ada hubungannya dengan keduanya.

Google menilai sebuah website berdasarkan seberapa komprehensif dan konsisten website tersebut membahas suatu topik. Konsep ini disebut topical authority. Ketika artikel-artikel di portal Anda tidak saling mendukung dan tidak membentuk cluster topik yang jelas, Google tidak punya cukup sinyal untuk menempatkan portal Anda sebagai referensi utama di kategori manapun.

Hasilnya, portal Anda bersaing di semua topik tapi tidak menguasai satu pun. Ini berbeda dengan portal berita yang memiliki kategori yang kuat dan saling terhubung, di mana setiap artikel baru yang diterbitkan di kategori tersebut mendapat “angkat” secara otomatis dari artikel-artikel yang sudah ada sebelumnya.

Kecepatan Indexing yang Lambat

Untuk media berita, berita yang tidak terindeks Google dalam waktu 15 hingga 30 menit setelah tayang sama saja dengan tidak ada. Pembaca yang mencari berita terkini di Google tidak akan menemukan artikel Anda kalau artikel tersebut baru terindeks 6 jam kemudian.

Masalah indexing lambat di portal berita umumnya disebabkan oleh tiga hal. Pertama, News Sitemap tidak dikonfigurasi dengan benar atau tidak diperbarui secara otomatis setiap artikel baru tayang. Kedua, crawl budget habis karena ada ribuan halaman lama yang tidak produktif, seperti halaman tag, halaman arsip tanpa konten, atau halaman hasil pagination yang tidak dioptimasi. Ketiga, website belum terdaftar atau tidak dikonfigurasi dengan baik di Google Search Console dan Google News Publisher Center.

Kompetisi Melawan Media Nasional Besar

Portal berita lokal dan regional di Indonesia menghadapi kenyataan pahit: Detik, Kompas, Tribun, dan Tempo sudah punya domain authority yang dibangun selama puluhan tahun. Mencoba bersaing head-to-head di keyword nasional yang mereka dominasi adalah strategi yang hampir pasti kalah.

Strategi yang lebih cerdas adalah dominasi geografis dan niche topik. Portal berita Surabaya yang fokus meliput isu-isu spesifik Surabaya dan Jawa Timur dengan kedalaman yang tidak dimiliki media nasional punya peluang jauh lebih besar untuk ranking di keyword-keyword lokal tersebut. Media nasional besar justru tidak punya sumber daya untuk meliput setiap daerah dengan tingkat kedalaman yang sama.

Ini bukan soal kalah atau menang, ini soal memilih arena yang tepat.

Iklan Display yang Mengorbankan Kecepatan Website

Hampir semua portal berita Indonesia mengandalkan iklan display seperti Google AdSense atau jaringan iklan lain sebagai sumber revenue utama. Ini adalah kenyataan bisnis yang tidak bisa dihindari. Masalahnya, iklan display adalah salah satu penyebab terbesar buruknya Core Web Vitals pada portal berita.

Setiap unit iklan yang dipasang di halaman menambah beban JavaScript yang harus dimuat browser. Iklan yang muncul setelah konten utama dimuat bisa menyebabkan layout shift, yaitu kondisi di mana elemen-elemen halaman bergeser posisinya saat iklan tiba-tiba muncul. Google mengukur ini melalui metrik Cumulative Layout Shift (CLS) dan memberi penalti peringkat pada halaman yang nilainya buruk.

Lebih jauh lagi, banyak portal berita memasang unit iklan yang memicu pemanggilan script dari domain pihak ketiga yang lambat. Ini secara langsung memperlambat Largest Contentful Paint (LCP), yaitu waktu yang dibutuhkan konten utama halaman untuk tampil di layar. Google menetapkan LCP ideal di bawah 2,5 detik. Portal berita dengan 5 hingga 10 unit iklan per halaman hampir selalu melampaui batas ini kalau tidak dioptimasi.

Solusinya bukan dengan menghapus semua iklan. Solusinya adalah memastikan iklan dimuat secara lazy loading sehingga tidak memblokir rendering konten utama, memberikan ruang fixed-size untuk unit iklan sehingga tidak ada layout shift, dan secara berkala mengaudit script pihak ketiga mana yang paling berat dan bisa diganti atau dihilangkan. Keseimbangan antara revenue iklan dan performa website adalah salah satu tantangan paling nyata yang dihadapi portal berita, dan hanya bisa diselesaikan oleh tim SEO yang memahami konteks bisnis media secara menyeluruh.

Komponen SEO yang Wajib Ada untuk Media Berita

Kalau website bisnis cukup dengan optimasi on-page standar, portal berita butuh lapisan teknikal tambahan yang spesifik. Berikut komponen yang tidak boleh terlewat.

Optimasi Google News dan Google Discover

Google News dan Google Discover adalah dua saluran distribusi yang berbeda dan butuh pendekatan optimasi yang berbeda pula.

Data terbaru dari NewzDash yang menganalisis lebih dari 400 publisher global menunjukkan bahwa Google Discover kini menjadi sumber traffic dominan untuk media berita, naik dari 37% di 2023 menjadi 67,51% di Q4 2025. Di periode yang sama, traffic dari Google Web Search turun dari 51% menjadi 27,42%. Artinya, untuk portal berita yang tidak mengoptimasi Discover, lebih dari dua pertiga potensi traffic dari Google sedang dibiarkan begitu saja.

Untuk Google News, hal-hal yang harus diperhatikan meliputi:

  • Mendaftarkan publikasi di Google News Publisher Center dan memastikan semua kebijakan editorial dipenuhi
  • Menggunakan News Sitemap yang diperbarui otomatis setiap artikel baru tayang
  • Memastikan setiap artikel memiliki tanggal publikasi yang jelas dan penulis yang teridentifikasi
  • Menghindari konten duplikat dari kantor berita atau press release tanpa nilai tambah editorial

Untuk Google Discover, sinyal yang paling berpengaruh berbeda dari Google Search:

  • Gambar thumbnail berkualitas tinggi dengan lebar minimal 1.200 piksel, karena Discover sangat visual
  • Engagement signal yang kuat, termasuk click-through rate yang tinggi dari judul yang menarik
  • Core Web Vitals yang bagus, terutama kecepatan loading di mobile
  • Topical authority yang konsisten di kategori tertentu

Satu hal yang perlu digarisbawahi: Discover bukan pengganti Search. Kedua saluran ini butuh optimasi yang berbeda dan saling melengkapi.

Dashboard perbandingan optimasi Google News dan Google Discover untuk portal berita

Schema Markup Khusus Artikel Berita

Schema markup adalah kode terstruktur yang ditambahkan ke halaman website untuk membantu Google memahami konteks konten secara lebih presisi. Tanpa schema markup, Google harus menginterpretasi sendiri apakah sebuah halaman adalah artikel berita, halaman produk, atau posting blog biasa. Dengan schema markup yang benar, Google mendapat informasi yang eksplisit dan akurat.

Untuk portal berita, ada tiga jenis schema yang paling penting dan saling melengkapi.

NewsArticle schema adalah yang paling fundamental. Schema ini memberi tahu Google bahwa halaman tersebut adalah artikel berita, bukan konten editorial biasa. Di dalamnya tercakup informasi seperti tanggal publikasi (datePublished), tanggal pembaruan terakhir (dateModified), nama penulis (author), nama publikasi (publisher), serta gambar utama artikel (image). Tanggal pembaruan terakhir sangat penting karena Google menggunakan informasi ini untuk menilai freshness konten. Artikel yang diperbarui dengan informasi baru akan diperlakukan lebih baik daripada artikel lama yang dibiarkan begitu saja.

Speakable schema menandai bagian artikel yang paling informatif untuk dibacakan oleh asisten suara seperti Google Assistant. Ini relevan karena pencarian berbasis suara terus tumbuh, terutama di Indonesia di mana 72,78% penduduk sudah mengakses internet melalui perangkat mobile menurut data BPS 2024. Pengguna yang bertanya kepada Google Assistant tentang berita terkini berpotensi mendapat jawaban langsung dari portal berita yang sudah mengimplementasi Speakable schema dengan benar.

BreadcrumbList schema mungkin terdengar sederhana, tapi untuk portal berita dengan ribuan artikel di puluhan kategori, schema ini membantu Google memahami hierarki konten dan navigasi website. Ini berdampak langsung pada tampilan hasil pencarian, di mana breadcrumb terlihat di bawah judul artikel, sehingga meningkatkan click-through rate secara signifikan.

Ada satu kesalahan yang sangat umum terjadi di portal berita Indonesia: menggunakan datePublished yang sama dengan dateModified meskipun artikel sudah diperbarui berkali-kali. Ini membuat Google tidak tahu bahwa konten sudah di-update, sehingga artikel tidak mendapat freshness signal yang seharusnya. Pastikan setiap kali ada pembaruan signifikan pada artikel, dateModified diperbarui secara otomatis oleh sistem CMS.

Tanpa schema markup yang tepat, Google harus “menebak” konteks artikel Anda. Dengan schema markup yang benar, Google tahu persis siapa penulisnya, kapan artikel diterbitkan dan terakhir diperbarui, topik apa yang dibahas, dan apakah portal Anda adalah publikasi berita yang sah. Ini bukan detail teknikal kecil, ini adalah komunikasi langsung antara website Anda dan mesin pencari terbesar di dunia.

E-E-A-T: Faktor Kepercayaan yang Sering Diabaikan

E-E-A-T adalah singkatan dari Experience, Expertise, Authoritativeness, dan Trustworthiness. Ini adalah framework yang digunakan Google untuk menilai kualitas sebuah halaman, dan untuk media berita, E-E-A-T adalah faktor yang lebih krusial dibanding website bisnis manapun.

Mengapa? Karena konten berita, terutama yang menyangkut politik, kesehatan publik, ekonomi, dan pemilu, masuk dalam kategori YMYL (Your Money or Your Life) menurut Google Quality Rater Guidelines yang diperbarui September 2025. Google secara eksplisit memperluas definisi YMYL untuk mencakup konten sipil dan kepercayaan terhadap institusi. Untuk kategori ini, standar kualitas yang diterapkan Google lebih ketat dari kategori konten manapun.

Beberapa praktik konkret untuk membangun E-E-A-T di portal berita:

Elemen E-E-A-TPraktik untuk Media Berita
ExperienceJurnalis punya byline yang konsisten dan bio yang menunjukkan rekam jejak liputan
ExpertiseSetiap artikel mencantumkan nama penulis, jabatan, dan bidang keahlian
AuthoritativenessDikutip oleh media lain, punya link masuk dari sumber kredibel, terdaftar di Google News
TrustworthinessHalaman “Tentang Kami” lengkap, kebijakan editorial transparan, koreksi kesalahan dicatat secara terbuka

Yang sering diabaikan oleh portal berita Indonesia adalah halaman author. Banyak artikel diterbitkan tanpa byline yang jelas, atau dengan byline “Redaksi” yang tidak memberi Google informasi apapun tentang siapa yang bertanggung jawab atas konten tersebut. Ini adalah celah E-E-A-T yang mudah diperbaiki tapi dampaknya signifikan.

Strategi Topical Authority untuk Portal Berita

Topical authority untuk media berita bekerja berbeda dari website bisnis. Kalau website bisnis membangun authority di satu niche, portal berita perlu membangun authority di beberapa topical cluster secara bersamaan, sesuai dengan kategori liputannya.

Bayangkan portal berita Anda sebagai pohon. Homepage adalah batang utama. Setiap kategori utama (politik, ekonomi, olahraga, teknologi, daerah) adalah cabang besar. Setiap subkategori dan artikel adalah ranting dan daun. Topical authority yang kuat terjadi ketika setiap cabang cukup “lebat” sehingga Google bisa melihat bahwa Anda adalah sumber yang komprehensif di setiap topik tersebut.

Diagram struktur topical authority portal berita dengan kategori sebagai topical cluster

Masalah yang paling umum terjadi di portal berita Indonesia adalah cabang-cabang yang tidak merata: ada satu kategori yang sangat aktif, tapi kategori lain sangat tipis atau tidak konsisten. Google tidak akan menganggap Anda sebagai authority di kategori yang hanya punya 5 artikel dalam 6 bulan terakhir.

Langkah-langkah membangun topical authority untuk portal berita:

  1. Audit topical cluster yang ada. Identifikasi kategori mana yang sudah punya cukup coverage dan mana yang masih bolong-bolong. Prioritaskan mengisi gap di kategori yang paling strategis untuk bisnis Anda.
  2. Buat topical map per kategori. Untuk setiap kategori utama, petakan subtopik apa saja yang perlu dicakup. Misalnya, kategori “ekonomi” tidak cukup hanya dengan berita kurs dan saham. Perlu ada coverage tentang UMKM, kebijakan fiskal, ekonomi daerah, dan analisis sektor-sektor spesifik.
  3. Bangun internal linking yang strategis. Setiap artikel baru yang masuk ke kategori tertentu harus memiliki link ke artikel-artikel sebelumnya yang relevan di kategori yang sama. Ini bukan sekadar praktik SEO, ini adalah cara Google memahami bahwa konten-konten Anda saling terhubung dan membentuk ekosistem informasi yang kohesif.
  4. Konsistensi publikasi per kategori. Google menghargai konsistensi. Kategori yang aktif dan konsisten mendapat crawl lebih sering, yang berarti artikel baru lebih cepat terindeks.

Untuk membangun topical authority secara sistematis dan terstruktur, OmniRank menyediakan layanan Topical Authority Immersion yang mencakup riset keyword berbasis semantic SEO, produksi 50 artikel per paket yang dirancang untuk saling memperkuat, dan posting langsung ke WordPress Anda. Ini adalah fondasi konten yang portal berita butuhkan untuk bersaing secara serius di Google.

Link Building untuk Media Berita: Apa yang Benar-Benar Bekerja

Link building untuk portal berita punya keunggulan unik yang tidak dimiliki jenis website lain: media berita secara alami menghasilkan backlink editorial.

Ketika sebuah portal berita menerbitkan laporan investigasi, data eksklusif, atau analisis mendalam yang dikutip oleh portal berita lain, itulah backlink editorial organik. Jenis backlink ini adalah yang paling bernilai di mata Google karena datang dari keputusan editorial orang lain, bukan dari pertukaran link atau pembelian. Google membedakan backlink editorial dari backlink yang dibeli atau ditukar, dan perbedaan ini berdampak langsung pada authority yang diterima website Anda.

Mengapa backlink dari sesama media nilainya berbeda? Karena relevansi tematik adalah salah satu faktor yang Google pertimbangkan dalam menilai kualitas sebuah backlink. Link dari portal berita ke portal berita lain memiliki relevansi kontekstual yang tinggi. Ini berbeda dari backlink yang datang dari website yang sama sekali tidak berkaitan dengan industri media atau topik yang Anda liput. Untuk media berita, membangun link profile yang didominasi oleh backlink dari sesama media, institusi pemerintah, dan lembaga riset adalah strategi yang jauh lebih berkelanjutan dibanding sekadar mengejar volume backlink dari berbagai sumber.

Selain backlink editorial organik, ada beberapa strategi link building yang terbukti efektif untuk media berita:

Media citation dan brand mention. Ketika portal lain menyebut nama portal Anda tanpa link, itu adalah peluang link building yang bisa dikejar secara aktif. Gunakan Google Alerts atau tools seperti Ahrefs untuk memantau setiap kali nama portal Anda disebut di internet. Hubungi redaksi yang sudah menyebut nama Anda dan minta mereka menambahkan link ke artikel yang relevan. Tingkat keberhasilan pendekatan ini jauh lebih tinggi dibanding cold outreach karena mereka sudah mengenal portal Anda.

Kolaborasi konten lintas media. Portal berita lokal dan regional bisa berkolaborasi dengan media di daerah lain untuk saling mengutip dan saling merujuk di artikel-artikel yang relevan. Misalnya, portal berita Makassar yang meliput isu nasional bisa berkolaborasi dengan portal Jakarta yang membutuhkan perspektif lokal dari Sulawesi. Pertukaran kutipan editorial semacam ini menghasilkan backlink yang natural dan bernilai tinggi.

Press release yang benar-benar newsworthy. Bukan press release promosi biasa, tapi press release yang berisi data, temuan, atau perspektif yang cukup kuat untuk dikutip media lain. Distribusi ke jaringan media nasional yang tepat bisa menghasilkan puluhan backlink berkualitas dari satu konten.

Link dari halaman sumber daya institusional. Pemerintah daerah, universitas, lembaga riset, dan organisasi industri sering punya halaman “media coverage” atau “liputan media” yang menautkan ke liputan dari media lokal. Aktif meliput kegiatan institusi-institusi ini dan follow-up untuk mendapat link dari halaman mereka adalah strategi yang sering diabaikan tapi sangat efektif untuk membangun authority di level lokal dan regional.

Konsistensi anchor text yang natural. Berbeda dari website bisnis yang perlu memvariasikan anchor text secara strategis, backlink ke media berita umumnya datang dengan anchor text berupa nama portal atau judul artikel. Ini adalah pola yang natural dan justru lebih aman dari risiko over-optimization. Yang perlu dihindari adalah backlink massal dari marketplace link dengan anchor text keyword yang dipaksakan, karena pola ini mudah terdeteksi Google dan bisa merugikan reputasi website.

Yang Perlu Anda Perhatikan Saat Memilih Jasa SEO Media Berita

Tidak semua penyedia jasa SEO memahami kebutuhan spesifik media berita. Memilih vendor yang salah bisa membuang anggaran selama berbulan-bulan tanpa hasil yang bermakna. Berikut adalah checklist yang perlu Anda gunakan saat mengevaluasi calon mitra SEO untuk portal berita Anda.

Pemahaman tentang Google News dan Discover. Tanyakan langsung: apakah mereka pernah mengoptimasi portal berita untuk masuk Google News? Apakah mereka memahami perbedaan sinyal optimasi untuk Search vs. Discover? Kalau jawabannya terkesan generik atau mereka tidak bisa membedakan keduanya, itu adalah tanda yang jelas.

Kemampuan teknikal yang spesifik untuk media. Vendor SEO yang baik untuk media berita harus bisa mengkonfigurasi News Sitemap, mengimplementasi NewsArticle schema, mengaudit crawl budget, dan memberikan rekomendasi konkret tentang penanganan halaman-halaman lama yang memakan crawl budget tanpa memberikan nilai.

Rekam jejak dan studi kasus yang relevan. Minta contoh klien dari industri media atau setidaknya website dengan volume konten tinggi. Hasil SEO untuk website 5 halaman tidak bisa dijadikan bukti kemampuan mengoptimasi portal dengan ribuan artikel.

Pendekatan berbasis data, bukan janji. Vendor SEO yang serius akan memulai dengan audit menyeluruh sebelum memberi rekomendasi apapun. Jika sebuah vendor langsung menawarkan paket tanpa terlebih dahulu memahami kondisi website Anda, waspadalah.

Transparansi pelaporan. Untuk media berita, laporan SEO bulanan harus mencakup lebih dari sekadar ranking keyword. Harus ada data indexing speed, crawl coverage, Core Web Vitals, dan performa di Google News serta Discover secara terpisah.

Satu hal lagi yang perlu diingat: kecepatan website bukan hanya faktor teknikal, ini adalah faktor bisnis. Data menunjukkan bahwa 40% pengguna akan meninggalkan website yang loading-nya lebih dari 3 detik. Untuk media berita yang pembacanya datang untuk mendapat informasi cepat, angka ini bahkan lebih kritis. Google menetapkan LCP ideal di bawah 2,5 detik dan INP (Interaction to Next Paint) ideal di bawah 200ms. Portal berita dengan iklan display yang berat hampir selalu mengalami masalah di metrik ini kalau tidak dioptimasi dengan benar.

Mengapa Konteks Indonesia Membuat Ini Lebih Mendesak

Indonesia adalah salah satu negara dengan penetrasi mobile tertinggi di Asia. Data dari Quantumrun menunjukkan bahwa Asia mencatat 72,3% traffic internet dari perangkat mobile di 2025, dengan Indonesia sebagai salah satu kontributor terbesar di kawasan ini. Sementara itu, data BPS 2024 mencatat bahwa 72,78% penduduk Indonesia sudah mengakses internet, hampir seluruhnya melalui smartphone.

Artinya: pembaca media berita Indonesia hampir pasti mengakses portal Anda dari smartphone. Google Discover, yang merupakan feed rekomendasi konten di aplikasi Google dan perangkat Android, adalah saluran utama mereka menemukan berita. Optimasi untuk mobile dan Discover bukan lagi pilihan, ini adalah prioritas utama.

Satu data lagi yang relevan untuk media Indonesia: breaking news adalah satu-satunya kategori konten yang terbukti imun dari dampak negatif AI Overviews Google. Data dari Define Media Group menunjukkan bahwa traffic untuk breaking news naik 103% di seluruh Google surfaces sejak November 2024, sementara kategori konten lain mengalami penurunan akibat AI Overviews. Ini memberi sinyal jelas tentang di mana media berita Indonesia harus fokus dalam strategi kontennya ke depan.

Saatnya Portal Berita Anda Dioptimasi Secara Serius

SEO media berita bukan pekerjaan yang bisa diselesaikan dengan paket generik. Ini membutuhkan pemahaman mendalam tentang ekosistem Google News, kemampuan teknikal yang spesifik, dan strategi konten yang dibangun di atas fondasi topical authority yang kuat.

Kalau portal berita Anda sudah berbulan-bulan berjuang dengan traffic yang stagnan, indexing yang lambat, atau tidak bisa ranking di keyword-keyword lokal yang seharusnya bisa Anda kuasai, kemungkinan besar masalahnya bukan pada kualitas konten. Masalahnya ada di strategi dan fondasi teknikal SEO yang perlu diaudit dan diperbaiki secara menyeluruh.

OmniRank sudah membantu lebih dari 900 brand di Indonesia, dari UMKM hingga perusahaan multinasional, untuk membangun kehadiran organik yang kuat dan berkelanjutan di Google. Tim SEO specialist OmniRank memahami kebutuhan spesifik media berita Indonesia dan siap menjadi mitra strategis jangka panjang portal Anda.

Konsultasikan kondisi website Anda sekarang dan dapatkan rekomendasi strategi SEO yang dirancang khusus untuk media berita.

Mulai Konsultasi SEO Gratis dengan OmniRank

0 Komentar